onesetia82
onesetia82
onesetia82
DAFTAR FIFAQQ

10 Fakta Mengejutkan Tentang Film Porno Negara Jepang

Ragamcerita.tk – Berbicara tentang Negara Jepang memang tidak ada habisnya.

Selain dikenal sebagai Negara yang kental dengan nuansa kebudayaannya, ada satu hal yang tak bias dipungkiri memiliki kaitan erat dengan negeri para samurai ini.

Dan hal tersebut terdiri dari tiga kata, yaitu JAV.


Bagi anda yang mungkin sedikit asing dengan istilah tersebut, JAV merupakan singakatan dari ’Japanese Adult Video’ atau video dewasa Jepang.

Meski kontroversial, industri video dewasa di Jepang memang termasuk salah satu industri yang sangat besar di negara tersebut.

Bahkan setiap bulannya ratusan judul film panas sering diterbitkan di negara matahari terbit ini.

Berbicara tentang JAV dan Jepang ternyata ada beberapa fakta unik yang tersimpan didalamnya yang bahkan tidak banyak diketahui orang.

Berikut ini beberapa fakta mengenai Negara Jepang dan JAV yang dilansir dari Asik Terus :

1. Arti dari kata ‘JAV’

JAV atau ‘Japanese Adult Video’ memiliki arti video dewasa Jepang atau biasa dikatakan dengan video porno dari Jepang.

Video JAVdi Jepang ternyata memiliki market pasar yang lebih besar di bandingkan dengan negara asia lainnya seperti China, India dan Korea.

2. Siapa yang Membuat JAV Pertama Kali ?

Berbicara mengenai siapa yang membuat pertama kali video jav tersebut maka hamper sebagian besar sumber menyebut jika jawabannya adalah sebuah perusahaan bernama Kuki.

Perusahaan yang didirikan oleh Nakagawa Noriaki pada tahun 1977 ini menjadi perusahaan tertua yang dikabarkan masih memproduksi film JAV hingga skearang

Video pertama dari Kuki yang dirilis yaitu berjudul ‘Keshi Wasure Bideo’ yang dibintangi oleh Sakura Sena.

Sampai saat ini perusahaan yang bergerak di bidang JAV tersebut sudah memiliki 8 rumah produksi lainnya.

Yaitu Atlas 21, Cosmos, Alice Japan, MAX-A, Big Morkal, Sexia dan Gorilla.

3. Kenapa Video JAV Disensor?

Mungkin ada yang masih bertanya-tanya sampai saat ini kenapa video JAV itu selalu disensor untuk bagian kemaluannya.

Jawabannya adalah karena Jepang merupakan negara yang paling ketat mengenai penyensoran video dewasa.

Karena JAV termasuk video legal maka dari itu negara ini sangat menentang “penampilan alat kelamin”.

Setiap studio yang memproduksi JAV diwajibkan untuk menyensor setiap alat kelamin dari para pemainnya jika ingin videonya diizinkan untuk diperjualbelikan.

4. Bagaimana Perekrutan Bintang Jav ?


Untuk mendapatkan gadis-gadis cantik nan mulus di Jepang, perusahaan JAV selalu merekrut melalui agensi pencari bakat AV.

Namun, banyak juga penawaran dilakukan ketika para pencari ini bertemu dengan targetnya dijalan, lalu diajak untuk bekerja sama membuat video.

Bahkan ada juga yang sampai pergi ke daerah Shibuya, Roppongi danHarajiku sambil membawa papan bertulisan mencari bintang AV.

5. Kontribusi Apa Yang Diberikan Oleh JAV Kepada Negara?

Berbicara masalah keuntungan, apa yang diberikan dari pembuatan film porno JAV nyatanya sudah tidak diragukan lagi.

Penghasilan dari JAV adalah pemasukan negara ke 2 terbesar di Jepang, setelah otomotifnya.

Bahkan penjualan 1 DVD film JAV saja bisa seharga 4500-6000 Yen atau sekitar 540.000 rupiah sampai 715.000 rupiah.

6. Hampir Semua Model JAV adalah Lulusan Universitas.

Bagi anda yang mungkin mengira para pemain JAV yang pernah anda lihat tersebut adalah orang tidak memiliki pendidikan sama sekali, anda keliru.

Karena faktanya model atau pemain dalam film JAV hampir semuanya mempunyai gelar S1.

Bahkan ada yang sudah S2 dan S3, dan dating dari keluarga baik-baik serta memiliki kekayaan juga karir yang gemilang.

Ini karena setiap perusahaan pembuat JAV memang mencari aktris dan aktor yang memiliki mutu dan berpendidikan tinggi.

Hal ini juga dilakukan agar meningkatkan kecepatan proses dalam sebuah pembuatan video.

Jadi jika para pemain mudah memahami naskah dan punya kreatifitas yang tinggi, hal ini akan mempercepat dan mempermudah proses.

Jika seperti itu maka akan cepat juga produksi yang di keluarkan oleh perusahaan JAV tersebut.

7. Bayaran Menjadi Aktris dan Aktor JAV Sangat Tinggi.

Jika anda mengira bayaran pemain JAV itu selangit, memang benar adanya.

Uang banyak, mobil yang keren dan rumah mewah nan indah nyatanya sudah bias didapatkan jika seorang wanita di Jepang mau bermain dalam video panas tersebut.

BACA JUGA10 Idol Cantik Dari Jepang Ini Menjadi Bintang JAV

Ini karena gaji yang diberikan untuk seorang amatir atau yang masih baru berkisar 300.000 yen atau kurang lebih Rp. 35.000.000 untuk satu rekaman video.

Sedangkan untuk pemain yang sudah mahir dan profesional dalam memerankan adegan JAV tersebut akan mendapatkan yang lebih, berkisar 400.000 yen atau 500.000 atau sekitar 48 hingga 60 juta.

8. Resikonya Tidak Main-main.

Gelimang harta memang akan didapatkan seorang wanita yang berani terjun dalam dunia JAV.

Namun, untuk mendapatkan semua itu, para pemain ini pun harus mendapatkan resiko yang sangat besar

Bukan hanya penyakit yang menjadi resiko kalau mau menjadi kaya, pandangan rendah masyarakat pun secar atidak langsung akan melekat dalam diri mereka.

Belum lagi cacian, makian dan kalimat merendahkan diri pasti didapatkan oleh semua pemain JAV ketika berada diluar.

Apalagi berbicara masalah keluarga tidak sedikit orangtua dari para pemain JAV menganggap hal ini sebagai aib, apalagi jika anaknya ketahuan bermain dalam video tersebut.

Tidak hanya itu, intimidasi, siksaan bahkan sampai kekerasan juga bias datag dari rumah produksi JAV itu sendiri.

Sehingga tidak jarang bintang JAV kesulitan untuk melindungi diri atau keluar karena mereka sudah terikat kontrak dengan rumah produksi yang aturannya tak mereka ketahui.

Dan jika kontrak ini, aka nada konsekuensi yang lebih berat menunggu.

9. Ribuan Remaja Jepang Memulai karirnya Menjadi Aktris JAV.


Selain semakin tingginya permintan pasar, semakin bertambahnya wajah wanita cantik yang menghiasi dunia JAV membuat industry ini seolah terus hidup.

Karena faktanya ribuan remaja di negara Jepang memutuskan untuk bergabung pada produksi video JAV setiap tahunnya.

Alasan yang terjadi hingga banyaknya ribuan remaja masuk ke dalam bisnis ini yaitu pertama karena di legalkannya industri porno di Jepang.

Alasan selanjutnya adalah karena memiliki bayaran yang sangat tinggi dan dapat membuat siapapun yang ikut didalamnya akan kecipratan rejeki yang besar.

10. Setiap Hari Banyak Aktris dan Aktor JAV yang Resign.

Meskipun banyak yang mendaftarkan diri untuk menjadi pemain dalam bisnis JAV, faktanya setiap hari banyak yang keluar atau mengundurkan diri.

Alasannya beragam, seperti tak kuat dengan tekanan pekerjaan, terkena penyakit kronis, sampai mengalami gangguan mental.

Namun, antara keluar dan masuknya pemain lebih banyak untuk masuknya.

Misalkan keluar 10 orang hampir setiap hari, akan ada yang mendaftar hingga 100 orang.

Jadi hal ini tidak menjadi masalah bagi pebisnis film Japanese Adult Video tersebut, karena akan selalu ada orang b aru yang mengisi industrinya.

Updated: 28 Juni 2018 — 5:38 am

3 Comments

Add a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Cerita © 2018 Frontier Theme